Cerita dan Motivasi Muhammad Fahri Syukri, Juara Umum Tadrib Dakwah Al Islamiyah 2023

Sidrap – Nama Muhammad Fahri Syukri disebut pada acara penutupan Tadrib Dakwah Al Islamiyah Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa (PPUW). Santri kelas IX MTs ditetapkan sebagai juara umum Tadrib Dakwah Al Islamiyah tahun 2023.

Penetapan Fahri sebagai juara umum didasarkan pada jumlah penampilannya selama bulan Ramadan. Total, santri asal Kota Parepare tersebut tampil ceramah sebanyak 78 kali.

Selama satu bulan, Fahri tidak pernah membiarkan satu harinya pun terlewat tanpa melakukan dakwah. Ia berkeliling dari satu masjid ke masjid yang lain untuk menyampaikan syiar agama Islam.

Tak hanya berceramah sebelum shalat tarawih, ia juga berceramah setelah shalat shubuh dan shalat dhuhur. Hal tersebut dilakukannya karena motivasi yang ia peroleh sejak ia tingkat dasar Tadrib Dakwah Al Islamiyah.

“Motivasi pertama saya berasal dari Ustaz Naim. Sewaktu TDI 2021, ia pernah bercerita kalau dia pernah naik ceramah 64 kali di bulan Ramadan. Jadi, saya mau seperti beliau,” ujar Muhammad Fahri Syukri ketika diwawancara.

Berangkat dari motivasi tersebut, Fahri terus meningkatkan intensitas penampilan ceramahnya. Tidak hanya sekadar mendatangi masjid secara acak, Fahri juga mendatangi kembali masjid yang pernah ia datangi untuk tampil ceramah sebelumnya.

Bersama sang ayah, Fahri beberapa kali menghubungi panitia masjid di mana ia pernah tampil sebelumnya. Berbekal pengalamannya tampil berceramah dua tahun sebelumnya, Fahri akhirnya diberi kepercayaan oleh panitia masjid untuk tampil ceramah.

“Waktu cari masjid, saya dan ayah saya selalu menghubungi panitia-panitia masjid yang pernah saya tempati tampil tahun sebelumnya. Jadi waktunya itu Subuh, Dhuhur, dan ba’da Isya,” ujar Fahri.

Selama perjalanannya mengunjungi berbagai masjid untuk berdakwah, Fahri sering bertemu dengan alumni PPUW. Melalui pertemuan tersebut, Fahri semakin termotivasi untuk meningkatkan penampilannya.

“Penampilan paling berkesan itu khususnya ketika saya ketemu sama alumni-alumni PPUW. Saya juga senang karena dikenal masyarakat sebagai penceramah bugis yang sudah sangat kurang, khususnya di daerah Parepare,” ungkapnya.

Berbekal motivasi yang besar dan pengalaman, Muhammad Fahri Syukri bisa tampil ceramah sebanyak 78 kali. Tanpa motivasi yang besar, ia tidak akan berulang kali mengajukan diri untuk berceramah.

Motivasi besar yang Fahri miliki tersebut juga didukung oleh pengalamannya tampil ceramah di wilayah Parepare, khususnya di Kecamatan Bacukiki. Tanpa pengalaman berdakwah di berbagai masjid pada tahun-tahun sebelumnya, mungkin saja Fahri akan kesulitan mendapatkan tempat untuk menyampaikan ceramah Ramadan. (jr)

Pewawancara: Muhammad Haikal

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment